PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ……….
Jul 2nd, 2008 ?> by admin2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Negara Indonesia sebagai Negara Kesatuan menganut azas desentralisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, dengan memberikan kesempatan dan keleluasaan kepada Daerah untuk menyelenggarakan Otonomi Daerah. Hal ini diwujudkan dalam pemberian otonomi kepada daerah. Secara hukum, otonomi yang diberikan kepada daerah diatur dalam TAP MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Dalam penyelenggaraannya, Otonomi Daerah dilaksanakan dengan prinsip-prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerintahan dan keadilan serta memperhatikan potensi dan keanekaragaman Daerah.
Pelaksanaan TAP MPR Nomor XV/MPR/1998 lebih lanjut diwujudkan dengan penyempurnaan UU No. 22 Tahun 1999 menjadi UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam Undang-undang ini pemberian kewenangan Otonomi kepada Daerah Kabupaten/Kota didasarkan kepada azas desentralisasi saja dalam wujud otonomi yang luas, nyata dan bertanggung jawab. Dalam kewenangan otonomi yang luas ini tercakup keleluasaan daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang meliputi kewenangan bidang pemerintahan kecuali kewenangan di bidang polilik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter data fiskal, serta kewenangan bidang lainnya yang akan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Disamping itu keleluasaan otonomi mencakup pula kewenangan yang utuh dan bulat dalam penyelenggaraan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi.
Pemberian kewenangan pemerintahan yang luas kepada daerah membawa konsekuensi langsung berkurangnya kewenangan Pemerintah Pusat terhadap daerah dan penambahan tanggung jawab kepada daerah. Terjadinya penambahan wewenang membawa konsekuensi penambahan tugas kepada daerah. Untuk melaksanakan semua tugas itu kemudian dilakukan restrukturisasi kelembagaan.
Sejalan dengan restrukturisasi yang dilakukan, dibutuhkan peningkatan kinerja pegawai agar dapat melaksanakan tugas yang ada sebaik mungkin. Untuk itu perlu diperhatikan sikap dasar pegawai terhadap diri-sendiri, kompetensi, pekerjaan saat ini serta gambaran mereka mengenai peluang yang bisa diraih dalam struktur organisasi yang baru. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa perubahan struktur organisasi yang baru dapat mengakibatkan stress dan kecemasan karena menghadapi sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Pada saat inilah faktor disiplin kerja dan motivasi kerja yang tinggi sangat berperan.
Faktor kedisiplinan memegang peranan yang amat penting dalam pelaksanaan kerja pegawai. Seorang pegawai yang mempunyai tingkat kedisiplinan yang tinggi akan tetap bekerja dengan baik walaupun tanpa diawasi oleh atasan. Seorang pegawai yang disiplin tidak akan mencuri waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. Demikian juga pegawai yang mempunyai kedisiplinan akan mentaati peraturan yang ada dalam lingkungan kerja dengan kesadaran yang tinggi tanpa ada rasa paksaan. Pada akhirnya pegawai yang mempunyai kedisiplinan kerja yang tinggi akan mempunyai kinerja yang baik karena waktu kerja dimanfaatkannya sebaik mungkin untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Faktor motivasi juga tidak kalah penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Motivasi menjadi pendorong seseorang melaksanakan suatu kegiatan guna mendapatkan hasil yang terbaik. Oleh karena itulah tidak heran jika pegawai yang mempunyai motivasi kerja yang tinggi biasanya mempunyai kinerja yang tinggi pula. Untuk itu motivasi kerja pegawai perlu dibangkitkan agar pegawai dapat menghasilkan kinerja yang terbaik.
Berdasarkan uraian di atas, terlihat betapa pentingnya peranan faktor disiplin kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai. Dari penelitian awal yang dilakukan pada pegawai Pemda di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten...........dapat diketahui bahwa tingkat kedisiplinan pegawai masih rendah. Hal ini terlihat dari fenomena masih adanya pegawai yang tidak bekerja pada saat jam kerja atau memanfaatkan waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain di luar pekerjaannya. Di samping itu, dilihat dari motivasi kerja pegawai, tampak masih rendahnya motivasi kerja pegawai. Hal ini terlihat dari rendahnya semangat pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hal ini berakibat pada rendahnya kinerja yang dimiliki pegawai yagn terlihat dari sering terjadinya keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan.
Adanya fenomena awal dari disiplin kerja dan motivasi kerja pegawai tersebut, mendorong penulis untuk meneliti seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabapaten Jepara.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka dirumuskan masalah sebagai berikut:
- Apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari faktor disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten ...........?
- Apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari faktor motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten ...........?
- Apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari faktor disiplin kerja dan motivasi secara simultan terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten ..........?
C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan yang telah dirumuskan, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
- Untuk mengkaji dan menganalisis besarnya pengaruh faktor disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten ...........
- Untuk mengkaji dan menganalisis besarnya faktor motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten ...........
- Untuk mengkaji dan menganalisis besarnya faktor disiplin kerja dan motivasi secara simultan terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten...........
D. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Manfaat Akademis
Hasil penelitian diharapkan dapat dipakai sebagai pendalaman terhadap masalah-masalah yang berhubungan dengan sumber daya manusia serta upaya identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupten ............
2. Manfaat bagi Unit Kerja
Diharapkan dapat memberikan gambaran dan rekomendasi bagi Pimpinan dan seluruh jajaran khususnya di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten .......... dalam menentukan kebijaksanaan dan mengambil keputusan untuk meningkatkan kinerja para pegawainya.
3. Bagi Penulis
Sebagai upaya lebih mendalami masalah-masalah Sumber Daya Manusia serta menerapkan teori-teori yang telah diperoleh di bangku kuliah terhadap praktek di lapangan.
Baca selengkapnya »
===================================================
Ingin memiliki Skripsi/Tesis versi lengkapnya? Hubungi Kami.
===================================================
Advetorial"Appreciation of what was written depends solely on the mind of the reader. Therefore, we cannot guarantee you high grades because it will be the single discretion of your teacher. What we can pledge is to exhaust all means to give you a well-written quality work. With the teamwork that we have, we are bound to achieve this goal."
February 19th, 2009 at 12:34 am
Saya pesan judul : saya mau pesan judul pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja pegawai. datanya sya ambil di mana?
PS:
February 23rd, 2009 at 12:40 am
Saya pesan judul : Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Disiplin Kerja Dinas Dikpora Propinsi Gorontalo
PS:
March 10th, 2009 at 7:40 am
Saya pesan judul : pengaruh motivasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan
PS:
March 12th, 2009 at 9:28 pm
Saya pesan judul :
PS: pengaruh insentif dan kinerja pegawai terhadap kecepatan cari jodoh
korelasinya gimana?
March 17th, 2009 at 9:43 am
Saya pesan judul : pengaruh kualitas pelayanan dan keterikatan nasabah terhadap kepercayaan dan keinginan menjadi mitra kerja Bank X
PS: lengkap sama format koestioner nya berapa?
March 27th, 2009 at 10:07 pm
Saya pesan judul :
PS: Pengaruh penempatan pegawai terhadap semangat kerja pegawai pada kantor XXX,
bagaimana cara pesenannya,
April 3rd, 2009 at 5:27 am
Saya pesan judul : pengaruh pemberian insentif terhadap semangat kerja karyawan pada PT X
PS: kirimin juga proposalnya
April 23rd, 2009 at 5:47 am
Saya pesan judul :
pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada bagian administrasi di rumah sakit
PS: contoh laporan praktek kerja lapangan (PKL)
April 29th, 2009 at 3:07 am
Saya pesan judul :
pengaruh lingkungan kerja dan kedisiplinan pegawai terhadap kinerja pegawai di dealer yamaha cabang garut
PS:
nyambung ga ya?
April 30th, 2009 at 12:40 pm
Saya pesan judul :
PENGARUH KEMAMPUAN ADMINISTRASI DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL
PS: