PERANAN UNMIK DALAM MEMULIHKAN KEADAAN DI KOSOVO PASCA KONFLIK ETNIS
Jul 4th, 2008 ?> by admin3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Alasan Pemilihan Judul
PBB merupakan organisasi penjaga perdamaian dunia yang berkewajiban untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk menjaga dunia tetap tertib, aman dan damai. Peranan PBB dapat lebih jauh lagi dalam bentuk pemulihan keadaan pasca konflik atau pasca perang yang melanda suatu negara. Hal itu dilakukan PBB melalui organ-organ yang telah ada ataupun melalui pembentukan badan khusus yang ditugaskan PBB untuk melakukan misi khusus di negara-negara di dunia. Salah satu tindakan yang dilakukan PBB berkaitan dengan pemulihan keadaan adalah pemulihan keadaan di Kosovo pasca konflik etnis. PBB menugaskan Dewan Keamanan PBB untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu guna memulihkan keadaan di Kosovo. Dalam hal ini Dewan Keamanan PBB mempunyai wewenang membentuk organ subsider dan organ khusus. Melalui kewenangannya ini Dewan Keamanan PBB membentuk suatu organisasi yang disebut dengan UNMIK (United Nations Interim Administration for Kosovo), yaitu badan khusus yang ditugaskan untuk membentuk pemerintahan administrasi di Kosovo pasca lengsernya Milosevic. UNMIK dibentuk pada tanggal 10 Juni 1999 dengan Resolusi DK No. 1244 yang ditujukan untuk memulihkan keadaan di Kosovo pasca perang. Tugas UNMIK meliputi pembangunan kembali sarana dan prasarana yang ada di Kosovo antara lain sarana kesehatan, pendidikan, perbankan, keuangan, pos dan telekomunikasi, hukum, dan ketertiban masyarakat. Pasca konflik yang terjadi di Kosovo, negara ini banyak mengalami kehancuran di berbagai bidang. Melihat fenomena yang terjadi maka saya tertarik untuk meneliti Peranan UNMIK dalam memulihkan keadaan di Kosovo pasca konflik etnis.
B. Latar Belakang Masalah
Prinsip perdamaian dunia sebenarnya tidak menghendaki adanya suatu kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi serangan bersenjata, kepada suatu negara.[1] Akan tetapi menghadapi Milosevic, jalan kekerasan merupakan satu-satunya jalan yang dapat membawanya ke meja perundingan. Hal ini diungkapkan oleh Menlu Inggris, Robin Cook, yang mengatakan bahwa, aksi militer bukanlah suatu penyelesaian masalah propinsi itu, tapi apabila Anda menghadapi seseorang seperti Presiden Milosevic, ancaman aksi militer, diperlukan untuk membawanya ke perundi-ngan.[2]Demikianlah untuk mengakhiri kekejaman Milosevic terhadap etnis Albania, dilakukan serangan terhadap Kosovo dilakukan dari udara. Pasca serangan tersebut Milosevic ditangkap dan diadili oleh Mahkamah Internasional di Denhaag, Belanda. Akan tetapi walaupun Milosevic telah ditangkap bukan berarti persoalan di Kosovo sudah berakhir. Perlu segera dilakukan pemulihan keadaan di Kosovo pasca konflik etnis.[3]
Seperti diketahui konflik etnis yang terjadi di Kosovo disebabkan pada masa pemerintahannya, Milosevic melakukan etnic cleansing terhadap etnis
C. Perumusan Masalah
Dalam perumusan masalah saya mengangkat pertanyaan : Bagaimana peranan UNMIK dalam pemulihan keadaan di Kosovo pasca jatuhnya Milosevic?
D. Kerangka Pemikiran
Peacemaking, Peacekeeping, dan Peacebuilding Berdasarkan agenda perdamaian yang dikemukakan oleh sekretaris jenderal PBB Boutros Boutros Ghali, PBB mempunyai agenda perdamaian yang disebut dengan An Agenda for Peace (Agenda untuk Perdamaian). Di dalam agenda tersebut ditentukan sejumlah agenda perdamaian yang meliputi peacemaking, peacekeeping, dan peacebuilding.Agenda untuk perdamaian ini terdiri dari beberapa fase meliputi :[6]1. Diplomasi preventif, adalah diplomasi yang dilakukan dalam rangka pencegahan agar jangan sampai terjadi suatu konflik dalam suatu negara. Diplomasi preventif meliputi penemuan fakta, mediasi, tindakan pencegahan sengketa, dan lain-lain.Diplomasi preventif dilakukan dengan melakukan penyelidikan mengenai penyebab sebenarnya dari konflik yang sedang berlangsung. Selanjutnya berdasarkan hasil penemuan dalam penyelidikan itu diadakan pendekatan kepada para pihak yang bersengketa agar konflik yang terjadi itu tidak memanas dan menjadi perang terbuka. Contoh sebelum PBB mengirim UNMIK, sebelumnya PBB mengirim KFOR (Kosovo Force) untuk melakukan pendekatan dengan cara diplomasi preventif kepada para pihak yang bertikai di Kosovo.2. Peacemaking, merupakan tindakan penegakan kembali perdamaian pasca konflik yang meliputi pembentukan perdamaian dengan cara penyelesaian sengketa dengan cara damai melalui konsiliasi, mediasi, arbitrase, dan lain-lain.Di dalam peacemaking ini pihak-pihak yang bersengketa dipertemukan guna mendapat penyelesaian dengan cara damai. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan pihak ketiga sebagai penengah, akan tetapi pihak ketiga tersebut tidak mempunyai hak untuk menentukan keputusan yang diambil. Pihak ketiga tersebut hanya menengahi apabila terjadi suasana yang memanas antara pihak bertikai yang sedang berunding. Contoh antara etnis
E. Argumen Utama
Peran UNMIK di Kosovoa adalah pelaksanaan peacebuilding di bidang politik, ekonomi, dan sosial.
F. Metode Penelitian
1. Metode pengumpulan dataDalam mengumpulkan data-data yang diperlukan, penulis menggunakan metode studi kepustakaan. Data yang diperoleh dari berbagai buku atau literatur, dokumen, jurnal, internet, artikel kliping maupun informasi dari media cetak lainnya yang relevan dengan masalah yang akan diamati.2. Metode analisis dataData yang diperoleh dari penelitian, selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif, yakni dengan memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh secara rasional dan obyektif, kemudian menggambarkan hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lain yang diteliti agar dapat menggambarkan fenomena tertentu secara lebih konkret dan terperinci. Penelitian tidak mengajukan hipotesis karena bersifat deskriptif dan policy oriented (analisis kebijakan).
G. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan UNMIK dalam pemulihan keadaan di Kosovo pasca jatuhnya Milosevic dan keberhasilan UNMIK dalam melakukan misinya di Kosovo.
H. Batasan Penelitian
Sebagai usaha untuk menghindarkan diri dari penulisan yang berjangkauan luas sehingga akan mengaburkan isi dan topik pembahasan, maka diperlukan pembatasan masalah. Upaya pembatasan masalah ini dimaksudkan agar di samping penulis dapat tetap terfokuskan perhatiannya, juga agar membantu penulis dalam melakukan pengumpulan data.Sebagai pembatasan dalam penelitian ini adalah peranan UNMIK dalam pemulihan keadaan di Kosovo pasca lengsernya Milosevic sampai dengan sekarang (2001 - 2004).
I. Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN terdiri dari Alasan Pemilihan Judul, Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Kerangka Pemikiran, Argumen Utama, Metode Penelitian, Tujuan Penelitian, Batasan Penelitian, dan Sistematika Penelitian.BAB II KONDISI KOSOVO PASCA JATUHNYA MILOSEVIC, terdiri dari Kondisi Awal Konflik di Kosovo, Keadaan Politik, Ekonomi dan Sosial Pasca Konflik, Dampak Psikologis Konflik Terhadap Masyarakat, Harapan Masyarakat Pasca Konflik.BAB III PROGRAM PBB UNTUK PEMULIHAN KEADAAN DI KOSOVO, terdiri dari UNMIK, Badan PBB yang Bertugas Membantu Pemulihan Keadaan di Kosovo, Program Peacemaking, Program Peacekeeping, dan Program Peacebuilding.BAB IV PELAKSANAAN PEACEBUILDING DI KOSOVO, terdiri dari Program Peacebuilding UNMIK di Kosovo, Pelaksanaan Program Peacebuilding UNMIK di Kosovo, dan Hasil Pelaksanaan Program Peacebuilding.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN, terdiri dari Kesimpulan dan Saran.
[1] Sugeng Istanto, Hukum Internasional, Penerbitan Universitas Atma Jaya,
[2] http://www.angelfire.com/, “Barat Siapkan Serangan ke Kosovo”, diakses tanggal 27 Juni 2004. [3] Ibid.[4] Ibid.[5] Mochtar Kusuma Atmadja, Perdamaian Dunia dan Peranan PBB, Pradnya Paramita,
[6]http://www.un.org/, “An Agenda for Peace”, diakses pada tanggal 23 Agustus 2004.
Baca selengkapnya »
===================================================
Ingin memiliki Skripsi/Tesis versi lengkapnya? Hubungi Kami.
===================================================
Advetorial"Appreciation of what was written depends solely on the mind of the reader. Therefore, we cannot guarantee you high grades because it will be the single discretion of your teacher. What we can pledge is to exhaust all means to give you a well-written quality work. With the teamwork that we have, we are bound to achieve this goal."